Perbandingan Vuex vs Pinia
Vuex dan Pinia menyelesaikan masalah yang sama, tetapi dengan ergonomi dan tingkat modernisasi yang berbeda.
1. Fokus wawancara
- Perbedaan arsitektur inti
- Kapan setiap opsi tepat digunakan
- Strategi migrasi dari Vuex ke Pinia
2. Perbandingan tingkat tinggi
| Topik | Vuex | Pinia |
|---|---|---|
| Era ekosistem Vue | Utama di Vue 2 | Resmi di Vue 3 |
| Mutations wajib | Ya | Tidak |
| Ergonomi TypeScript | Setup lebih berat | Inferensi lebih baik |
| Desain modul | Modul bertingkat umum | Store independen datar |
| DX dan maintainability | Baik | Lebih baik di aplikasi Vue 3 modern |
3. Kontras API
Gaya Vuex
mutations: {
increment(state) {
state.count++;
}
}
Gaya Pinia
actions: {
increment() {
this.count++;
}
}
Pinia menghapus boilerplate mutation.
4. Panduan keputusan
Gunakan Vuex ketika:
- Codebase legacy Vue 2 stabil
- Biaya migrasi saat ini terlalu tinggi
Gunakan Pinia ketika:
- Pengembangan Vue 3 baru
- Target TS kuat + maintainability
- Tim menginginkan boilerplate lebih sedikit
5. Pendekatan migrasi
- Perkenalkan Pinia berdampingan dengan Vuex yang sudah ada
- Migrasikan modul berisiko rendah terlebih dahulu
- Pindahkan alur bisnis bersama ke composable
- Hapus Vuex setelah parity dan cakupan test tercapai
6. Ringkasan siap wawancara
Untuk proyek Vue 3 saya merekomendasikan Pinia karena API lebih bersih dan ergonomi TypeScript lebih baik. Untuk codebase legacy Vuex, saya menggunakan migrasi bertahap untuk menurunkan risiko.