40 Pertanyaan untuk Diri Sendiri di Akhir Tahun 2023
· 5 menit membaca
Ringkasan akhir tahun untuk 2023 -- merefleksikan pertumbuhan saya dengan mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri.
1. Apa yang kamu lakukan tahun ini yang belum pernah kamu lakukan sebelumnya?
- Bekerja sepenuhnya secara remote.
- Memiliki anak. Dari menemani proses persalinan hingga kelahirannya, kemudian perawatan pascamelahirkan -- luar biasa berat.
2. Apakah kamu menepati resolusi Tahun Baru?
- Meskipun saya tidak mendapat pekerjaan backend di kantor, saya ikut berpartisipasi sebagai pengembang backend dalam proyek sampingan bersama rekan tim, dan menghasilkan output nyata. Jadi saya rasa target itu tercapai.
- Membangun personal brand -- tidak terlaksana. Sebagian karena saya malas, dan sebagian karena paruh kedua tahun ini habis untuk mengurus anak.
3. Apakah ada orang terdekatmu yang melahirkan?
- Ya, keluarga kami -- kami punya bayi.
4. Apakah ada orang terdekatmu yang meninggal?
- Tidak.
5. Kota/negara bagian/negara apa yang kamu kunjungi tahun ini?
Di akhir tahun, istri dan saya bepergian ke Tokyo, Jepang.
6. Apa yang kamu harap punya tahun depan yang tidak kamu punya tahun ini?
- Personal brand. Bagaimanapun juga, saya harus mulai membangunnya tahun ini.
- Penurunan berat badan. Meskipun mengurus anak menghabiskan banyak waktu, demi kesehatan sendiri, ini tidak bisa dihindari.
7. Tanggal berapa yang akan terukir di ingatanmu selamanya? Mengapa?
- 27 Juni. Pengalaman yang melelahkan menemani istri saya dalam persalinan, dan kelahiran putra saya.
8. Apa pencapaian terbesarmu tahun ini?
- Mempresentasikan proyek sampingan tim kami di atas panggung.
- Menjadi seorang ayah (meskipun kesulitannya jauh melampaui bayangan saya).
9. Apa kegagalan terbesarmu?
- Saya berharap punya pekerjaan remote yang stabil, tapi perusahaan mulai melakukan PHK dalam setahun. Saya menemukan pekerjaan baru dengan cepat, tapi bukan remote, jadi saya harus menghadapi pindah kembali ke Taipei.
10. Kesulitan apa yang kamu hadapi?
- Kehilangan pekerjaan remote dan harus kembali bekerja di kantor.
- Energi mental dan fokus yang terkuras oleh pengasuhan anak, waktu yang dihabiskan, dan ketidaknyamanan pergi ke mana pun dengan bayi.
11. Apakah kamu sakit atau cedera?
- Seluruh keluarga kami bertiga terkena COVID, satu demi satu.
12. Apa barang terbaik yang kamu beli tahun ini?
- Oleh-oleh yang saya berikan kepada teman-teman.
13. Perilaku siapa yang layak dirayakan?
- Keberanian istri saya -- dia berhasil melewati persalinan meskipun kesakitan yang luar biasa.
14. Perilaku siapa yang mengejutkanmu?
- Saat saya mengetahui bahwa saya akan di-PHK.
15. Ke mana sebagian besar uangmu pergi?
- Putra saya.
16. Apa yang benar-benar, benar-benar, benar-benar membuatmu bersemangat?
- Perjalanan ke Jepang bersama istri saya.
17. Lagu apa yang akan selalu mengingatkanmu pada tahun ini?
- Saya tidak secara khusus mengikuti lagu apa pun.
18. Dibandingkan waktu yang sama tahun lalu, apakah kamu lebih bahagia atau lebih sedih? Lebih kurus atau lebih gemuk? Lebih kaya atau lebih miskin?
- Sedikit lebih murung, jujur saja. Membesarkan anak ternyata jauh lebih sulit dari yang saya dan istri bayangkan.
- Tidak ada perubahan berat badan, tapi saya tetap perlu mencari cara untuk menurunkannya.
- Meskipun pengeluaran jauh lebih banyak tahun ini, anehnya, saat saya menghitung di akhir tahun, total aset saya ternyata masih tumbuh dengan persentase yang lumayan.
19. Apa yang kamu harap lebih banyak kamu lakukan?
- Terus meningkatkan kemampuan profesional agar tetap kompetitif di pasar.
- Terus berinvestasi di pasar saham dan tetap terlibat.
- Kemampuan bahasa asing.
- Kembali ke rutinitas olahraga yang teratur.
20. Apa yang kamu harap lebih sedikit kamu lakukan?
- Saya ingin melindungi fokus saya lebih baik.
- Minum lebih sedikit minuman manis.
21. Bagaimana kamu menghabiskan liburan?
- Domestik: Xinbei Satan City (taman hiburan).
- Internasional: Tokyo, Jepang.
22. Apakah kamu jatuh cinta tahun ini?
- Saya sudah menikah, jadi tentu saja saya mencintai istri saya.
23. Apakah ada orang yang kamu tidak suka tahun ini yang tidak kamu rasakan tahun lalu?
- Tidak juga.
24. Apa acara favoritmu?
- freeCodeCamp.
- 渤海小吏 (kanal sejarah Tiongkok).
25. Apa buku terbaik yang kamu baca tahun ini?
- Soft Skills: The Software Developer's Life Manual.
26. Apa penemuan musik terbesarmu tahun ini?
- Saya menyadari bahwa beberapa lirik lagu Wu Bai ternyata sangat bermakna.
27. Apa film favoritmu?
- The Boy and the Heron.
28. Apa makanan favoritmu?
- Kunika Miso Grilled Beef Rice Bowl.
29. Apa yang kamu inginkan dan dapatkan?
- Setelah pembatasan COVID berakhir, istri dan saya bisa bepergian ke luar negeri, dan kami melakukannya.
30. Apa yang kamu inginkan tapi tidak dapatkan?
- Saya berharap bisa terus menemukan pekerjaan remote, tapi tidak ada peluang yang cocok pada saat itu.
31. Apa yang kamu lakukan di hari ulang tahunmu?
- Pergi makan hot pot sederhana bersama istri dan putra saya.
32. Satu hal apa yang akan membuat tahunmu lebih memuaskan?
- Jika ada lebih banyak peluang kerja remote untuk dipilih, itu akan sangat bagus.
33. Apa gaya fashion pribadimu tahun ini?
- Nyaman dan simpel. Tanktop, celana pendek olahraga, sneakers putih.
34. Apa yang membuatmu tetap waras?
- Diskusi dan refleksi bersama istri saya.
35. Selebriti/tokoh publik mana yang paling kamu kagumi?
- Sam Altman.
36. Isu politik apa yang paling membuatmu bergejolak?
- Taiwan punya kesempatan untuk melampaui politik dua partai, meskipun jalannya mungkin masih panjang.
37. Siapa yang paling kamu rindukan?
- Istri dan putra saya.
38. Siapa orang baru terbaik yang kamu temui tahun ini?
- Sherry.
39. Apa pelajaran hidup paling berharga yang kamu pelajari tahun ini?
- Saat memperkirakan kesulitan sesuatu di luar zona nyaman, bahkan mengalikannya 5 sampai 10 kali pun tidak akan berlebihan. Jika tidak, begitu Anda sudah terlanjur masuk, Anda akan menyadari bahwa Anda terjebak tanpa jalan mudah untuk maju atau mundur.
40. Kutipan apa yang merangkum tahunmu?
- Saya terus berkata pada diri sendiri untuk "berani dan keluar dari zona nyaman," tapi setiap langkah terasa menyakitkan. Saya rasa memang begitulah hidup.
